Pada awal perdagangan saham sesi I ini tercatat volume perdagangan sebesar 261,8 juta lot saham senilai Rp 291,9 miliar dengan total transaksi sebanyak 9047 kali. Pada perdagangan saham pagi ini tercatat sebanyak 87 naik, 33 saham turun, dan 75 saham tidak berubah.
Penguatan IHSG pada perdagangan pagi ini didorong oleh sektor aneka industri dan infrastruktur, dimana masing-masing indeks tercatat naik 1,81% dan 1,34%.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan saham sesi I ini tercatat melemah 0,51% ke level 4411,054. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 pada siang ini tercatat menguat 0,10% ke level 731,943.
Pada penutupan perdagangan saham sesi I ini tercatat volume perdagangan sebesar 2,6 miliar lot saham senilai Rp 2,5 triliun dengan total transaksi 79949 kali. Pada penutupan perdagangan saham siang ini tercatat sebanyak 54 saham naik, 203 saham turun, dan 73 saham tidak berubah.
Pelemahan IHSG pada perdagangan sesi I ini didorong oleh sektor properti dan industri dasar, dimana masing-masing indeks tercatat turun 3,72% dan 1,12%.
Indeks saham yang tercatat menguat pada perdagangan akhir sesi I ini antara lain saham FAST naik 2,7% ke Rp 13500, saham TLKM naik 2,3% ke Rp 11150, saham UNTR naik 1,6% ke Rp 16250, dan saham BBCA naik 1,1% ke Rp 9200.
Saham-saham yang tercatat melemah pada perdagangan akhir sesi I ini antara lain saham ITMG turun 2,4% ke Rp 26350, saham LPCK turun 7,4% ke Rp 6850, saham MAPI turun 3,7% ke 6550, dan saham ADHI turun 9,4% ke Rp 2400.
Analis Vibiz Research unit dari Vibiz Consulting melihat bahwa IHSG pada perdagangan sesi I hari ini berakhir melemah, setelah sempat bergerak positif pagi tadi.
Tampaknya sentimen positif dari luar tidak cukup kuat untuk menopang penguatan IHSG, dimana investor masih lebih memilih untuk melakukan aksi jual pada saat ini. Untuk hari ini, tercatat asing membukukan net sell sebesar Rp 22,9 miliar pada sesi I.
Resistance diperkirakan berada di kisaran 4500, sedangkan support berada di kisaran 4360.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar